Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Tokoh utama film ini adalah [b]Dunn[/b] yang merupakan ahli tembak dari tentara marinir AL AS. Lima tahun lalu dia ditugaskan ke Irak untuk menembak seseorang yang diduga kuat sebagai kurir. Namun begitu objek tembak muncul, ternyata hanyalah seorang bocah berusia tidak lebih dari 10 th. Dunn menolak menembak bocah tersebut sehingga atasannya marah dan mencabut senjata dan diarahkan pada Dunn. Dunn membela diri, mereka bergumul dan pistol sang atasan meletus di dadanya sendiri. Dunn dituduh membunuh atasan dan dikenai hukuman mati.

Saat di penjara, Dunn direkrut menjadi anggota rahasia yang memiliki proyek besar yang disebut dengan "Operasi Kemarahan" Di pimpin oleh komandan Casey. Disampaikan pada Dunn sasaran yang harus dibunuh adalah seorang industriawan ---Bikart--- yang sejatinya banyak melakukan pelanggaran hokum[/u]. Waktu tembak adalah saat sang indrustiawan membuka Bikart Wings di sebuah rumah sakit bersama ibu Negara.

Saatnya menembak objek pun tiba. Dunn sudah mengarah senapan tepat pada Brikart. Namun sebelum Dunn menembak, ibu Negara tiba-tiba tertembak. Suasanapun gaduh. Dunn melarikan diri dengan meninggalkan senapan. Seorang dokter sempat merekam orang di atap gedung yang diduga menembak dan itu bukan Dunn.

Bla..bla..intinya Dunn telah dijebak dan dituduh membunuh ibu Negara. Padahal sesungguhnya proyek "Operasi Kemarahan" hanyalah kedok untuk menghabisi ibu Negara oleh suatu konspirasi. Dunn kecewa dan marah. Dia melakukan penyelidikan sendiri di bawah bayang-bayang AS yang sedang memburunya sebagai pembunuh ibu Negara. Penyelidikan Dunn membuktikan [u]ada benang merah latar belakang ibu Negara sebagai mantan pengacara ACLU yang pernah menangani tuntutan pasukan Flemming kepada AD AS karena telah diberi vaksin yang justeru membuat mereka memiliki penyakit aneh. Sekarang proyek yang sedang menjadi andalan ibu Negara adalah [u]memperjuangkan hak para veteran[/u] terutama yang sedang dirawat di [b]Brikart Wings[/b]. Sikap politik ibu Negara menjadi ancaman bagi [b]industriawan Bikart]/b]. Dia pemilik industri farmasi yang memproduksi vaksin tersebut. Ternyata vaksin telah tercemar. Kini [b]Brikart[/b] menyuap seorang jenderal untuk membunuh ibu Negara, yaitu jenderal [b]Woodward alias Casey[/b]!.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saya tidak ingin mengulas lebih jauh tentang jalan cerita film dan tidak mengulas pula dari sisi cinematrografi. Saya hanya ingin mengulas, bagaimana pandainya AS membuat film-film untuk meningkatkan citra diri Negaranya sendiri.

Most Wanted berlatar belakang belakang perang Vietnam, Irak dan Hiroshima. Dunia tahu bahwa bangsa AS sangat malu dengan kekalahannya dalam perang Vietnam dan juga kebijakan presiden atas Irak. Fakta dalam negeri sendiri kebanyakan warga AS menyalahkan pemerintah dan memandang hina para tentara yang ditugaskan dalam perang Vietnam. Disisi lain banyak warga Negara yang harus terlibat sebagai tentara dalam wajib militer yang diberlakukan pada setiap keluarga. Artinya, rasa kecewa masyarakat AS pada tentara AS sama saja dengan rasa kecewa mereka pada profesionalisme anak-anak mereka sendiri yang terpilih dalam wajib militer. Warga Amerika sangat malu dengan perang yang menyebabkan warga sipil Hiroshima-Nagasaki menderita. Disisi lain sebenarnya Warga Amerika juga mempertanyakan kebijakan wajib militer dan pengiriman para pemuda ke medan perang.

Sisi kemanusiaan Bangsa AS diperguncingkan dunia.

Maka propyek besar bangsa AS selanjutnya adalah menutupi semua rasa malu itu. Bagaimana caranya?. Mereka memproduksi film-film seperti Most Wanted ini. Apa pesan utama dari film AS yang bertemakan perang ini?. Kekalahan perang AS bukan kesalahan Negara dan bukan pula kesalahan bangsa AS, melainkan kesalahan oknum-oknum tentara yang berkhianat seperti Jenderal Woodward.

Menghakimi tentara-tentara yang berkhianat ini, dikonstruksilah seorang pahlawan seperti Mr. Dunn seorang veteran yang manusiawi, bersih, tidak bisa dibeli, patriotik, dan serba bisa. Semua sifat dan perilaku baik itu dia dapatkan dari pelatihan militer!. Mr Dunn dikonstruksi sebagai simbol ataupun ikon bangsa AS.

Luar biasa bangsa AS yang sangat kompak membersihkan rasa malu nasionalnya.

Film ini juga mencoba mengambing hitamkan industriawan yang hanya mengandalkan uang untuk mempengaruhi mental para tentara yang berkhianat. Artinya juga [u] melempar batu[/u] bahwa kesalahan militer dikarenakan kesalahan industriawan (melalui kesalahan vaksin pembunuh biologis yang diuji cobakan pada tentara). Penggambaran ini merupakan sisi lain dari KEMUNAFIKAN AS. [i]Duh…jadi emosi nih[i]. Dimana dalam realitas, industriawan yaitu para kapitalis justeru menjadi sebuah idelologi yang sangat dilindungi oleh AS dan yang selama ini sangat memberi konstribusi pada kemajuan AS.

That is AS. Film merupakan sebuah media [i]mind construction[/i] yang sangat halus. Namun dengan banyaknya produksi film-film sejenis dan suka citanya industri televisi dan hiburan Indonesia menyebarkan film-film [b]AS[/b] memasuki alam pikiran masyarakat, lambat laun [i]mind construction[/i] ini [u]akan menjadi permanent[/u] di otak masyarakat kita. Yang diingat oleh masyarakat adalah [i]AS is hero[/i].

Bersoraklah AS, kecuali masyarakat disadarkan tentang kekuatan media akan tergantung pada siapa yang mengendalikannya.


Kita tentu ingat bagaimana pemerintah Orde Baru juga mencoba memanfaatkan film G 30 S/PKI dan Serangan Fajar untuk mengkonstruksi siapa yang layak disebut Pahlawan setelah kemerdekaan Indonesia.

Wallahu’alam bissawab…..


Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Bernd Willenberg