Mengabadikan foto Wildan, sulit sekali. Biasanya dia tidak sabar menunggu sampai kamera berbunyi klik. Sudah begitu, bila tahu foto dirinya disimpan, pasti dia marah dan menangis minta dihapus. Syukurlah, foto ini kami ambil saat dia tergesa-gesa mau ke sanggar. Jd gak sempat protes...he..he...